Gelar Kejurnas di Masa Pandemi, Pagar Nusa Adaptasikan Laga Tanding

0
100
Anggota Majelis Pendekar H. Zainal Suwari memperagakan jurus pembuka

JAKARTA – Meski belum sepenuhnya bisa dilaksanakan secara luring, Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pencak Silat dan Festival IV Pagar Nusa akhirnya bisa digelar dengan lancar. Ajang unjuk prestasi ini digelar di Wisma Kemnaker Ciloto, Cianjur, Jawa Barat pada 4-6 Maret 2022.

“Banyak adaptasi baru pada pelaksanaan Kejurnas kali ini. Tentu kami harus menyesuaikan dengan situasi pandemi yang belum berakhir. Ada penyesuaian laga tanding, penampilan dan bahkan sampai penonton,” kata Ketua Panitia Kejurnas Sastro Adi Wiyono, Minggu, 6 Maret 2022.

Sebanyak 22 kontingen dari berbagai Provinsi Se-Indonesia turut ambil bagian dalam Kejurnas dan Festival IV Pagar Nusa tahun 2022. Tak terkecuali Papua yang mengirimkan 12 pesilat terbaiknya.   

“Ini merupakan Kejurnas Pagar Nusa yang ke empat, Alhamdulillah dalam empat tahun terakhir kita bisa selenggarakan dua kali kejuaraan nasional. Ini capaian yang harus kita pertahankan,” terang Ketum Pagar Nusa Gus Nabil Haroen dalam sambutannya.

Kejuaraan nasional kali ini, menurutnya, dilaksakan dalam dua sesi. Yakni sesi daring dan sesi luring. Untuk sesi yang sifatnya tidak tanding kita laksanakan secara daring. Dan ini merupakan kejurnas daring yang pertama yang dilakukan Pagar Nusa.

“Bersyukur sekali meskipun daring tidak mengurangi semangat wilayah-wilayah dan cabang di selruh Indonesia, bahkan cabang istimewa kita di luar negeri,” ujarnya. (asy)

Sebanyak 22 kontingen dari berbagai Provinsi Se-Indonesia turut ambil bagian dalam Kejurnas dan Festival IV Pagar Nusa tahun 2022. Tak terkecuali Papua yang mengirimkan 12 pesilat terbaiknya.   

“Ini merupakan Kejurnas Pagar Nusa yang ke empat, Alhamdulillah dalam empat tahun terakhir kita bisa selenggarakan dua kali kejuaraan nasional. Ini capaian yang harus kita pertahankan,” terang Ketum Pagar Nusa Gus Nabil Haroen dalam sambutannya.

Kejuaraan nasional kali ini, menurutnya, dilaksakan dalam dua sesi. Yakni sesi daring dan sesi luring. Untuk sesi yang sifatnya tidak tanding kita laksanakan secara daring. Dan ini merupakan kejurnas daring yang pertama yang dilakukan Pagar Nusa.

“Bersyukur sekali meskipun daring tidak mengurangi semangat wilayah-wilayah dan cabang di selruh Indonesia, bahkan cabang istimewa kita di luar negeri,” ujarnya. (asy)