Main Menu
Home
News
Blog
Links
Contact Us
Search
Apa itu Pagarnusa
Kharisma Gus Maksum
Buku Tamu
Gallery
Seputar The Master
Web Mail
Administrator
Login Form





Lost Password?
No account yet? Register
Statistics
Members: 718
News: 56
Web Links: 5
We have 21 guests online
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday101
mod_vvisit_counterYesterday112
mod_vvisit_counterThis week362
mod_vvisit_counterThis month1112
mod_vvisit_counterAll42836
Locations of visitors to this page
created by: Max
This is my Google PageRank™ - SmE Rank free service Powered by Scriptme
Sedia Book Teknik Laga
 

Fuad Anwar: Pagar Nusa Terus Tanamkan Kewaspadaan Print E-mail
Written by Administrator   
Tuesday, 05 January 2010

Jakarta, NU Online

Acara tumpengan sebagai pertanda syukur peringatan hari lahir (Harlah) ke-24 di halaman kantor PBNU Jakarta, Ahad (3/1), diawali dengan pembacaan surat Al-Fatihah untuk mendoakan penasihat Pagar Nusa KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang telah berpulang ke rahmatullah.

“Sebelum kita tumpengan marilah kita bacakan surat Al-Fatihah untuk KH Abdurrahman Wahid,” kata Ketua Umum PP Ikatan Pencak Silat Pagar Nusa H Fuad Anwar. Selanjutnya para anggota meneriakkan yel-yel Pagar Nusa, “Pendekar!” lalu disusul “La haula wala quwwata illa billah (tidak ada daya dan kekuatan kecuali karena Allah).”

Pagar Nusa dilahirkan pada 3 Januari 1986 dan sekarang menjadi salah satu badan otonom di bawah Nahdlatul Ulama (NU). Fuad Anwar saat memberikan sambutan dalam acara tumpengan sederhana itu berharap Pagar Nusa ini dapat bermanfaat bagi angota, masyarakat dan bangsa.

Harlah ke-24 Pagar Nusa ini juga ditandai dengan latihan perdana untuk para anggota baru Pagar Nusa. Pagar Nusa akan terus dikembangkan terutama di wilayah ibukota Jakarta.

Menurut Fuad, pengembangan Pagar Nusa di wilayah Jakarta dan sekitarnya, serta adanya ‘demonstrasi’ latihan pencak silat di halaman PBNU ini tidak terkait dengan momen apa pun.

“Menurut kami semua waktu sama itu. Kita ingin menanamkan kewaspadaan dalam berbagai hal. Setiap saat harus waspada. Sesuai dengan simbol kami,” katanya.

Pagar Nusa mempunyai simbol Trisula yang bermakna tiga pengawalan yakni mengawal bidang kepemudaan dan olah raga, mengawal akidah keislaman, dan mengawal negara dan bangsa.

Untuk tiga hal itu tidak bisa dibilang hari ini itu, setiap saat harus kita waspada. Untuk keperluan tiga hal itu Pagar Nusa harus selalu tampil mengamankan,” pungkas Fuad. (nam)

 
< Prev   Next >
Diberitahukan bahwa pada awal bulan Nopember 2010 akan dilaksanakan Pertandingan Pencak Silat antar Pagar Nusa Tingkat pelajar dan anak-anak se-Jatim Dalam rangka Dies Maulidiyah Unit Kegiatan Mahasiswa


ShoutMix chat widget
Pencak silat NU Pagarnusa

Promosikan Halaman Anda Juga аЅєр ітц Aбцєѕт

Create Your Badge
| Free Hosting :-)|-== Master Website Asep Gresik :-) Master ajaran hehhehe