|
Disamping Struktur kepengurusan, Pagar Nusa memiliki perangkat organisasi yang dibentuk hanya ditingkat pusat sbb : DEWAN BESAR GURU KHOS Yaitu Ulama - Ulama Sepuh yang sangat mumpuni baik lahir maupun batin yang menjadi rujukan terakhir bagi keputusan - keputusan penting dan merupakan back up utama LPSNU Dewan Besar Guru Khos antara lain : KH. ABDULLAH FAQIH KH. HABIB JAKFAR KH. ABDULLAH ABBAS KH. M.A. FU’AD HASYIM KH. HABIB LUTFI KH. MUSLIMIN IMAM PURO KH. SUFYAN KH. KHOTIB UMAR KH. MASDUQI MAHFUDZ DEWAN GURU KHOS Dewan ini terdiri dari Ulama - Ulama Sepuh yang sangat mumpuni baik lahir maupun batin yang menjadi sumber secara langsung dalam memberi masukan bagi kemajuan dan kesuksesan LPSNU Pagar Nusa. Dewan Guru Khos antara lain : KH. R. KHOLIL AS’AD KH. SYAIFUL ISLAM KH. AGUS HALIM KH. SA’DAN MAFTUCH KH. ALY MASHURI KH. ROFI’I KH. ABDULLAH KH. SU’UD IBRAHIM KH. AGUS BUSTOMI KH. NURKHOLIS DEWAN KHOS Dewan ini merupakan motor penggerak dan dapur organisasi yang menggali, menggodok dan merumuskan segala hal yang berkaitan dengan pencak silat dan beladiri untuk kemudian disosialisasikan di tingkat kepengurusan dan operasional. Dewan ini juga merupakan back up langsung jembatan penghubung antara orang - orang khusus ( khos ) dengan kepengurusansecara operasional. Dewan Khos antara lain : PROF. DR. H. SUHAR BILLAH, SH.MBA KH. IMAM FAUZI DRS. H. HUSNAN SANUSI DRS. SUNOTO H. TIMBUL WIJAYA ZAINAL SUWARI KH. KHOIRUL ANAM DRS. MAHSUN KH. SU’UDI BAGIYONO H. AFANDI MAS’UD MUJAHIDIN PASUKAN KHOS Adalah orang - orang khusus yang memiliki keahlian tertentu yang terjun langsung di lapangan. PASUKAN INTI / PASTI Pasukan ini dibentuk dengan kualifikasi tertentu guna memenuhi kebutuhan dalam kaitannya dengan keorganisasian dan kemasyarakatan PERKEMBANGAN, POTENSI DAN PRESTASI PERKEMBANGAN DAN POTENSI Sejak LPSNU Pagar Nusa berdiri 3 Januari 1986, organisasi ini mengalami pasang surut dalam perjalanannya. Oraganisasi yang pertama kali berdiri berbentuk perguruan ini setelah beberapa kali melakukan Musyawarah Nasional dan Rakernas mengalami perubahan status sebagai Lembaga, lalu menjadi Badan Otonom kemudian kembali ke Lembaga lagi sesuai amanat Muktamar di masanya. Perubahan dan perkembangan tersebut tidak mengurangi bahkan menambah potensi Pagar Nusa di NU yang memang sangat kaya akan budaya pencak silat dan yang berkaitan dengan itu. Wilayah yang sudah terbentuk meliputi seluruh Indonesia sbb : Batam : Sudah berdiri sebagai Komisariat atas Daerah Otorita Sumatra : Seluruh Sumatra kecuali Aceh Jawa : Seluruh Jawa, kecuali Jawa Barat tetapi di tingkat cabang seperti Cirebon, Bandung dll sudah ada Bali : Seluruh daerah sudah ada NTB : Seluruhnya Kalimantan : Seluruh Kalimantan Sulawesi : Baru di Sulawesi Utara dan SulawesiTenggara Irian Jaya : Sudah beberapa daerah. Wilayah lain yang belum terbentuk adalah Maluku dan NTT
|